Web Essentials / Lecture 1 / Teknologi Web

Disini saya akan menjelaskan sedikit rangkuman mengenai Esensial Web yang kurang lebih pokok-pokok isinya adalah sebagai berikut :

1. Internet (Oiya, seperti apa yang dituturkan oleh Pak Dosen (Pak Anang), kalau menuliskan kata ‘internet’ dalam bahasa Indonesia itu ‘i’-nya harus huruf besar)

>> Internet adalah sebuah jaringan yang menghubungkan beberapa jaringan dan diatur melalui TCP/IP.

>> Sejarah Internet :

– ARPANET (1969) : hanya menghubungkan 4 titik

– 1969 : bertambah menjadi 14 titik

– 1980 : sudah bertambah lagi dan memakai satelit untuk titik yang tidak dapat terjangkau dengan kabel, dibantu dengan TCP/IP

– 1987 : tidak hanya ARPANET, tetapi juga ada MILNET,SATNET,dll.

– 1988 : NSFNET diupgrade ke T1 (dengan kecepatan 1.5 Mbps)

– 1991 : T3 (dengan kecepatan 44 Mbps)

– 2011 : Pengguna internet sudah mencapai 2,4 Milyar.

 

2. Internet Protokol (IP)

>> IP mengatur bagaimana anatar komputer berkomunikasi. Atau bisa juga diartikan sebagai aturan yang mendasar di Internet.

>> Apa sih yang diatur oleh IP ini?

– Pengidentifikasian komputer yang terhubung ke Internet (bisa dianalogikan dengan nomor telepon).

Caranya : – mengkombinasikan 32bit nomor, atau 128bit nomor. Diasosiasikan dengan 1 device. IPv4 (32bit) dipecah menjadi 4 segmen, masing-masing 8bit.

>> Fungsi IP : Mengirim paket. 

Yang isinya : Header (sourcenya & destination IPnya, length of data; ibarat paket didunia nyata, header itu adalah struknya) dan Isinya itu sendiri.

Jika dikirim ke luar dari LAN, maka bisa melalu beberapa GATEWAY (perangkat yang menghubungkan antar LAN)

>> Cara mengetahui IP suatu alamat web

buka cmd, ketik nslookup(spasi)alamat web.

>> Keterbatasan IP

– tidak ada jaminan paket itu sampai. (tidak ada laporan atau response)

– komunikasi satu arah

Lalu bagaimana agar kita bisa mendapatkan response?

 

3. Transmission Control Protocol (TCP)

Muncullah TCP. 

>> Kelebihan TCP :

– Menjamin bahwa paket itu sampai. (ada response)

– Menyediakan komunikasi dua arah

>> Konsekuensi :

– Komunikasi menjadi lambat

Lalu bagaimana kalau suatu saat kita membutuhkan yang cepat?

 

4. User Datagram Protokol (UDP)

>> Tidak ada konsep koneksi (ngirim ya ngirim aja, gak perlu tanya dulu ke tujuannya)

>> Tidak ada garansi paketnya sampai atau tidak

>> Dipakai kalau pengen cepat dan yang dikirim simpel seperti DNS.

 

5. Domain Name Service (DNS)

>> DNS adalah penamaan komputer yang terhubung dengan Internet.

>> Atau penamaan dari host dan IP addressnya.

>> Jika dianalogikan, bisa seperti phonebook.

>> Biasanya memaki UDP supaya cepat

>> Strukturnya dipisahkan dengan titik(.). Membacanya dari belakang.

contoh : http://www.stis.ac.id

-id : Indonesia

-ac : academic

-stis : stis

-www : hostname

yang paling belakang dinamakan sebagai top level domain. Ada generic (.com, .org, dll) dan Country Code (.us, .id, .nz)

>> ANALOGI : 

– IP : jaringan telepon

– TCP : telpon, ngobrol, tutup. (ada jawaban dari yang ditelpon)

– UDP : telp, tinggalkan pesan.

– DNS : Direktori

6. Higher Level Protocol

Contoh : 

– SMTP (email) (25)

– FTP (file transfer) (21)

– HTTP (transfer of web) (80)

 

7. World Wide Web (WWW)

>> Competitors : WAIS, Gopher, ARCHIE

>> Web (kumpulan machine) : komunikasinya pake HTTP, dokumennya ditulis pake HTML

 

8. Hypertext Transport Protocol (HTTP)

>> Didasarkan pada respon

>> Sifatnya stateless (tidak ada status)

>> Server tidak perlu tau kondisi si Client.

>> Session management : untuk mengetahui transaksi sebelumnya.

>> Strukturenya ada Header dan Content

>> Info yang dikirim berupa text. Kalau yang dikirim adalah gambar atau video, maka dikonvert dulu .

9. URL

URL singkatan dari Uniform Resource Locator, adalah rangkaian karakter menurut suatu format standar tertentu, yang digunakan untuk menunjukkan alamat suatu sumber seperti dokumen dan gambar di Internet.

URL merupakan suatu inovasi dasar bagi perkembangan sejarah Internet. URL pertama kali diciptakan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991agar penulis-penulis dokumen-dokumen dapat merujuk pranala ke Waring Wera Wanua atau World Wide Web. Sejak 1994, konsep URL telah dikembangkan menjadi istilah Uniform Resource Identifier (URI) yang lebih umum sifatnya. Walaupun demikian, istilah URL masih tetap digunakan secara luas.

Uniform Resource Locator

URL menunjukkan sumber daya Internet atau alamat sebuah halaman web (homepage) yaitu halaman suatu dokumen atau program yang ingin ditampilkan atau digunakan.Secara umum perlu memasukkan tiga informasi untuk menuju ke alamat tertentu, yaitu :

Bagian pertaman URL menunjukkan protokol misalnya http:// atau https://. Protokol adalah persetujuan bersama yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Hypertext Transfer Protocol. Bagian kedua URL menunjukkan alamat server dimana sumber daya tersebut terletak, misalnya http://www.microsoft.com untuk website Microsoft Corporation. Bagian ketiga URL adalah path fileyaitu menunjukkan lokasi dan nama dokument atau program dalam server tersebut, misalnya: kb/deskapp/word/q1974.html. di mana kb/deskapp/word/ adalah lokasi file dan q1974.html adalah nama berkas.

dikutip dari Wikipedia.org

10. Multipurpose Internet Mail Extensions (MIME)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s